Ragam  

Camat Ampibabo Akhirnya Minta Maaf

Andi Syarif, S.Sos
Foto : Iwan Denias

FOKUS SULAWESI – Camat Ampibabo, Andi Syarif, SOS akhirnya meminta maaf kepada DPRD Parigi Moutong. Permintaan maaf tersebut disampaikan Andi Syarif saat menghadiri RDP di ruangan Komisi I DPRD (3/3/2021).

Ia mengakui kekeliruannya karena telah menuding salah seorang anggota DPRD, Zabur SAg membuka turnamen sepak bola liga Covid di Desa Sidole beberapa waktu lalu.

Terungkap dalam RDP di Komisi I, camat Ampibabo ternyata hanya mendengar informasi secara sepihak dari Sekdes. “Saya hanya dengar informasi dari Sekdes. Saya minta maaf atas kekeliruan saya,”ujarnya.

Andi Syarif tidak hanya meminta maaf secara pribadi kepada Zabur, tetapi juga kepada lembaga DPRD atas kekeliruan yang telah menyebarkan informasi tidak benar di WA grup berita Parigi Moutong.

“Saya maafkan kalau itu kekeliruan, harapan saya tidak ingin lagi terjadi kedua kalinya,”ungkap Zabur.

Menurut Zabur, tudingan camat Ampibabo tidak benar. Ia memang hadir, tetapi tidak mengetahui adanya turnamen seperti yang dituduhkan camat Ampibabo.

“Saya hadir sudah selesai setengah main, tidak membuka kegiatan. Kegiatan itu hanya latihan menghadirkan pemuda dari Lemo dan Buranga, dan desa lain,”jelasnya.

Hampir setiap hari Zabur mengaku latihan sepak bola di lokasi tersebut. Sehingga kalau kemudian dituding membuka kegiatan, ia membantah nya. “Saya tidak terlibat langsung, bukan panitia,”tandasnya.

Menyikapi hal itu, salah seorang anggota DPRD Parigi Moutong, Muhammad Fadli, menyarankan kepada camat Ampibabo agar tidak boleh saling menyalahkan, karena hanya mendengar secara sepihak. Pihaknya berharap kejadian serupa tidak akan terjadi lagi. Wan

Bagikan Berita :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *