Pemerintah Didesak Segera Cabut IUP PT Trio Kencana

Fokus Sulawesi – Aliansi Rakyat Tani Koalisi Tolak Tambang, menggelar aksi di jalan trans Kecamatan Kasimbar, Senin (7/2/2022). Masa aksi yang berasal dari tiga kecamatan, Kecamatan Kasimbar, Toribulu, dan Tinombo Selatan tersebut mendesak pemerintah agar mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Trio Kencana. 
Penolakan koalisi tani tolak tambang tersebut menurut mereka, karena diduga  dampak dari kegiatan pertambangan emas tersebut mengakibatkan rusaknya lahan persawahan, naiknya volume banjir dan hilangnya lahan perkebunan. Sementara mayoritas masyarakat menengah kebawah hanya menggantungkan hidupnya di sektor pertanian. 
Perwakilan Aliansi Rakyat Tani Peduli Lingkuan, Muh Chairul Dani, mengatakan, penolakan aktivitas pertambangan PT Trio Kencana sebagai bentuk kekhawatiran, karena hajat hidup masyarakat di tiga kecamatan akan terancam. Diketahui bahwa wilayah konsesi PT Trio Kencana di Kecamatan Kasimbar, Toribulu dan Kecamatan Tinombo Selatan. 
Menurut aliansi rakyat tani koalisi tolak tambang dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan bahwa Trio Kencana telah beroperasi. Sampai pada tahun 2020, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), menerbitkan izin operasi produksi dan sejak itulah bencana banjir, rusaknya lahan persawahan dan terusiknya kedamaian di tiga kecamatan tersebut. 
Adapun luas konsesi 15.725 hektar, dalam izin juga termasuk pemukiman masyarakat, hutan adat milik leluhur, persawahan, dan kebun serta sumber mata air, sungai di tiga kecamatan. Kemudian, dalam penyusunan analisis mengenai dampak lingkungan, masyarakat sama sekali tidak dilibatkan seluruhnya. Dilibatkan hanya pejabat di tingkat kecamatan dan masyarakat yang sama sekali tidak mengetahui tentang pertambangan. 
Sebelumnya, Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai SE pimpin rapat koordinasi terkait  permasalahan tambang PT. Trio Kencana di wilayah kecamatan Kasimbar, Toribulu, dan Tinombo Selatan. 
Rapat internal forkopimda tersebut dihadiri sejumlah pimpinan OPD kecamatan dan desa serta perwakilan direktur PT. Trio Kencana diruang rapat bupati Parigi Moutong.
Hasil rapat tersebut Pemerintah Daerah melalui Wakil Bupati mengambil sikap untuk menutup sementara semua kegiatan aktifitas tambang emas PT. Trio Kencana sampai semua kelengkapan administrasi atau persyaratan lainnya sudah lengkap. 
“Kalau sudah lengkap, diinformasikan kepada pemerintah daerah dan selanjutnya melakukan sosialisasi kepada pemerintah kecamatan, desa dan warga setempat,”tegas Wabup. 
Massa aksi sempat melakukan blokade di jalur Trans Sulawesi. Terlihat puluhan kendaraan dari arah selatan dan utara belum bisa bergerak. Wan