Dinas Koperasi dan UMKM Gelar Pelatihan Penguatan Manajemen Koperasi

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Parigi Moutong, Sofiana, SE, M.AP (Foto: Ist)

Fokus Sulawesi – Asisten II Bidang Perekonomian dan pembangunan Parigi Moutong Resmi Membuka kegiatan Pelatihan penguatan kelembagaan organisasi dan manajemen koperasi, bertempat di Hotel Ludya Kampal, Senin (29/8/22).

Sebanyak 30 peserta dari 15 Koperasi diparimo ikuti pelatihan penguatan kelembagaan organisasi dan manajemen koperasi yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Pemda Parimo.

Sambutan Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Sofiana,SE, M.Ap menyampaikan dari 15 koperasi sebanyak 30 peserta terdiri dari dua orang perwakilan koperasi yaitu pengurus dan pengawas koperasi mengikuti pelatihan penguatan manajemen selama dua hari.

Sofiana mengatakan bahwa Keberadaan koperasi diparimo berjumlah 223, ini sudah 85 koperasi dari sejak tahun 2021 sampai tahun 2022 telah melaksanakan rapat anggota tahunan bersama Dinas Koperasi dan UKM.

“Sebagian koperasi yang belum melakukan rapat anggota tahunan dibawah naungan Dinas Koperasi dan UKM ini masih belum maksimal untuk melaksanakan rapat kerja anggota tahunan,” Ucapnya.

Sofiana menambahkan, melalui kegiatan pelatihan yang tengah dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Parimo akan terus memotivasi serta mengevaluasi dan monitoring jalan pergerakan setiap koperasi yang ada disetiap kecamatan.

“Kami mengharapkan kepada anggota setiap koperasi untuk lebih transparan dalam struktur keanggotanya,” harapnya.

Sambutan Bupati Parimo disampaikan oleh Asisten II bidang perekonomian dan pembangunan Ir. Lewis mengatakan memasuki persaingan dizaman era digital Koperasi diharapkan mampu memanfaatkan kemudahan dan akselerasi informasi dan teknologi Koperasi.

Tentunya Koperasi sebagai badan usaha akan mampu disejajarkan untuk bersaing dengan pelaku ekonomi lainya dan yang paling utama diperlukan profesionalisme serta tanggung jawab dari pengelola Koperasi untuk dapat terus mengembangkan produktifitas koperasi yang dikelolahnya.

Tambah Lewis mengatakan koperasi yang saat ini telah berusia 62 tahun diharap bisa menyokong perekonomian didesa maupun kecamatan kecamatan.

“Manajement tata keuangan diharapkan bisa mengikuti perbankan serta memudahkan dan mempelajari arus kas dana yang ada disetiap koperasi itu sendiri,” Pintanya.

Lewis Berharap untuk Tata kelola setiap koperasi diparimo harus lebih maju dengan menggunakan teknologi aplikasi modern.

MY Towanda/Prokopim Setda

Bagikan Berita :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *