Rakor TPID, Tren Inflasi Nasional Turun diangka 5,28%

Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi. Sulteng Yuniarto Pasman mengikuti Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual diruang Asisten II Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah (Foto: Ist)

Fokus Sulawesi – Gubernur diwakili Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi. Sulteng Yuniarto Pasman mengikuti Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual diruang Asisten II Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (20/2/23).

Rakor TPID ini dihadiri oleh kepala daerah seluruh Indonesia dan dipimpin secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian.

Mengawali Sambutannya, Mendagri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan hasil survey BPS bahwa inflasi dibulan Januari turun diangka 5,28% dari yang semula dibulan Desember 5,51%.

Ia juga menyampaikan dalam rapat bersama Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, Kepala BPS, Jaksa Agung, Kapolri, Presiden menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi yang mana penurunan inflasi ini terjadi karena kerja sama antara TPID Pusat dan Daerah.

Perlu diketahui TPI Pusat dipimpin Oleh Menko Ekonomi Airlangga Hartarto sedangkan urusan TPI Daerah diserahkan Kepada Mendagri Tito Karnavian.

“Terkait pelaksanaan rakor TPID Bapak Presiden menyampaikan untuk menggunakan sistem seperti perang Pandemi Covid-19 yaitu, dilaksanakan tiap minggu” lanjut Mendagri.

Di Irjen kemendagri, ada Satgas Pengendalian Inflasi yang bertugas untuk mengecek daerah mana saja yang melakukan monitoring dan operasi pasar murah.

Sementara itu, disamping 160 Daerah melakukan survey tiap bulan, BPS seluruh Kabupaten/Kota juga memonitor tren kenaikan harga yang disebut angka proxy inflasi.

“Jadi lebih kurang angka kira-kira, kalau angka pasnya itu ada disetiap bulan 160 Kabupaten/Kota” tambah Tito.

Pada rakor tersebut Mendagri juga menyampaikan ada beberapa daerah yang mengalami inflasi yang rendah dibawah nasional yaitu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 4,94%, Kota Pangkal Pinang 4,68%, Kabupaten Merauke 4,41%.

Sedangkan daerah yang mengalami inflasi diatas nasional yaitu Provinsi Bengkulu 6,0%, Kota Bukittinggi 7,17%, Kabupaten Banyumas 6,16%.

Turut Hadir: Mendagri, Kepala BPS, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Dirjen Holtikultura, Kepala Sestama Bapanas, Koorps Ahli Panglima TNI, Satgas Pangan Polri, Jam Datun Kejaksaan Agung, Kepala Daerah se-Indonesia.

Humas Pemprov Sulteng

Bagikan Berita :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *