Proses Hukum Konflik di PT GNI Harus Profesional dan Obyektif

foto.dok Dedy Askari

Fokus Sulawesi – Komnas HAM Perwakilan Sulawesi Tengah menyampaikan sikap terkait tragedi kekerasan di Smelter PT. Gunbuster Nickel Industry (GNI), Morowali Utara pada 14 Januari 2023. Mereka meminta kepada Kapolda Sulteng melakukan proses hukum guna mengungkap kematian dua orang pekerja PT. GNI secara professional, obyektif dan akuntabel.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Perwakilan Sulteng Dedy Askari belum lama ini. Menurut Dedy, semua pihak tidak melakukan tindakan-tindakan yang mengakibatkan meningkatnya konflik dan kekerasan semakin meluas di PT. GNI. Selain itu, meminta aparat keamanan untuk tidak menggunakan kekuatan yang berlebihan dalam penanganan aksi massa dan mengedepankan langkah-langkah yang humanis sesuai dengan prinsip hak asasi manusia.

Ia juga meminta agar pemerintah Kabupaten Morowali Utara melakukan koordinasi dengan PT. Gunbuster Nickel Industry dan stakeholders terkait untuk mengupayakan (trauma healing) terhadap para korban kekerasan. Mengecam tindakan kekerasan, pengrusakan dan provokasi yang memperparah konflik di PT. Gunbuster Nickel industry. Kepada para pihak dan masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi provokatif yang akan memunculkan sentimen negatif dan memperkeruh keadaan.

“Selanjutnya terkait hal ini, Komnas HAM Perwakilan Sulawesi Tengah akan terus melakukan upaya pengawasan dan mendorong upaya-upaya pemenuhan hak asasi manusia bagi para korban,”Tandasnya. wan

Bagikan Berita :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *