Vaksinasi Tenaga Guru, Belum Masuk Jadwal Prioritas

Jadwal Vaksinasi Untuk Tenaga Pengajar Di Parigi Moutong Belum Juga Terjadwalkan (Foto : Fokussulawesi.com)

FOKUS SULAWESI – Nampaknya pembelajaran tatap muka, yang direncanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, akan kembali tertunda.

Pasalnya, pemberian vaksinasi Covid-19 bagi tenaga guru, belum masuk dalam jadwal prioritas Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong. Sementara, hal itu menjadi syarat wajib untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka berdasarkan surat edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Sekarang vaksin kita terbatas. Sebenarnya, kalau dari kita sendiri sudah mau jadwalkan vaksinasi untuk tenaga guru. Cuman karena OPD kita juga banyak, dan masuk dalam jadwal prioritan, jadi itu yang lebih dulu,”ungkap Ni Made Mulyani, Kepala Seksi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (1/04).

Dia mengatakan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, beberapa waktu lalu telah memberikan daftar nama tenaga guru yang akan divaksin.

Namun kata dia, melihat ketersediaan vaksin, dengan jumlah tenaga guru yang bukan hanya terfokus di wilayah Kota Parigi saja, serta mulai dari tinggal PAUD, SD, SMP hingga SMA, tidak memungkinkan. Sebab, pemberian vaksi harus benar-benar prioritas.

“Mungkin menyesuaikan lagi, kalau kasus Covidnya meningkat setiap hari, harus jadi pertombangan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kita harus berkoordinasi lagi, apakah memang harus pembelajaran tatap muka atau bagaimana,”ujarnya.

Menurut dia, penambahan vaksin memungkinkan untuk dilakukan. Namun, harus menunggu dari Provinsi Sulawesi Tengah, berdasarkan permintaan pihaknya, dan diberikan secara bertahap.

“Cuman kan kita perintahnya dari provinsi, disuruh ambil vaksi, kita langsung jemput. Guru sempat kita prioritaskan, cuman ketika dihitung, hanya cukup untuk TNI/Polri saja,”tuturnya.

Dalam waktu dekat lanjut dia, kemungkinan akan ada lagi vaksin yang masuk, namun lagi-lagi prosesnya masih bertahan. Belum lama ini, pihaknya sudah menjemput vaksin untuk para lansia, dan sudah mulai diberikan oleh masing-masing Puskesmas disetiap kecamatan.opi

Bagikan Berita :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *