Staf di Dukcapil Positif Covid-19, Pelayanan Administrasi Kependudukan Ditutup

FOKUS SULAWESI – Terhitung sejak Rabu (28/04), seluruh pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah ditutup.

Pasalnya, salah seorang staf dinyatakan positif Covid-19 usai Rapid Test, Antigen oleh Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19.

“Berdasarkan hasil Rapid Test Antigen yang dijalani staf itu Rabu kemarin, dinyatakan positif,”ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Wulandari via WhatsApp, Jumat (30/04).

Dia mengatakan, staf yang dinyatakan positif itu, awalnya mengalami sakit, dan mendatangi Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Parigi Moutong, untuk melakukan Rapid Test. 

Menurut dia, pengidap Covid itu merupakan warga Kelurahan Kampal, dan bertugas memberikan pelayanan berkaitan dengan pembuatan administrasi kependudukan. Sehingga, mudah terpapar Covid, karena intensitas yang bersangkutan berhubungan dengan banyak masyarakat cukup tinggi.

“Kami dilaporkan oleh Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19, ketika sudah dinyatakan positif. Sesuai keterangan pegawai itu, dia tidak melakukan perjalanan kemana-mana. Hanya seputar rumah dan kantor saja setiap harinya,”kata dia. 

Dia menambahkan, ketika diketahui positif, pihaknya langsung menyarankan pengidap dan seluruh staf lainnya yang pernah kontak langsung, untuk melakukan karantina mandiri. Khususnya,  yang bekerja satu ruangan dengan pengidap, serta staf di ruang pelayanan. 

Bahkan, tidak melakukan aktifitas pelayanan lagi, hingga dua hari kedepan. Kemudian, Puskesmas Parigi telah melakukan penanganan terhadap staf yang melakukan kontak langsung dengan pengidap.

“Kami sarankan memang kepada orang yang kotak langsung untuk melakukan karantina. Nanti pihak Puskesmas yang melakukan pemeriksaan, nomor kontak mereka sudah kami serahkan,”jelasnya.

Langkah selanjutnya kata dia, pihaknya pekan depan akan melakukan Swab masal terhadap seluruh pegawai di Dukcapil Parigi Moutong. 

“Swab masalnya kami rencanakan Senin nanti,”tuturnya.  

Berdasarkan pantauan di Dukcapil Parigi Moutong, suasana kantor tidak seperti biasanya, tidak lagi dipenuhi oleh masyarakat yang akan melakukan pengurusan administrasi kependudukan. 

Seluruh ruangan yang berkaitan dengan pelayanan, seperti layanan perekaman, pembuatan KTP, KK, dan akte kelahiran tidak terlihat staf yang berjaga. Aktifitas terlihat lumpuh, hanya beberapa staf dibagian keuangan saja yang tetap berada di kantor. 

Bahkan, disetiap ruang dipajang pemberhentian berkaitan dengan belum dilakukan pelayanan, mulai Rabu 28 April 2021, karena salah satu staf dinyatakan positif usai melakukan pemeriksaan antigen Covid-19. 

Terlihat beberapa orang masyarakat yang belum mengetahui informasi tersebut, datang untuk melakukan pengurusan administrasi kependudukan. Namun, terpaksa harus pulang, dan mengurungkan niatnya.opi

Bagikan Berita :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *